KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum Wr.Wb
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat
Alloh SWT. Bahwa kami telah menyelesaikan tugas mata pelajaran biologi dengan
membahas PMS (Penyakit Menular Seksual) dalam bentuk makalah.
Dalam penyusunan tugas atau materi ini,
tidak sedikit hambatan yang kami hadapi. Namun kami menyadari bahwa kelancaran
dalam penyusunan materi ini tidak lain berkat bantuan, dorongan dan bimbingan
orang tua, sehingga kendala-kendala yang penulis hadapi teratasi. Oleh karena
itu kami mengucapkan terima kasih kepada :
- Bapak guru bidang studi biologi yang telah memberikan tugas, petunjuk, kepada kami sehingga kami termotivasi dan menyelesaikan tugas ini.
- Orang tua yang telah turut membantu, membimbing, dan mengatasi berbagai kesulitan sehingga tugas ini selesai.
Semoga materi ini
dapat bermanfaat dan menjadi sumbangan pemikiran bagi pihak yang membutuhkan, khususnya bagi kami
sehingga tujuan yang diharapkan dapat tercapai, Amiin.
Wassalamu’alaikum, Wr.
Wb
Tasikmalaya,
Oktober 2012
Penulis
DAFTAR ISI
KATA
PENGANTAR...............................................................................................................1
DAFTAR ISI..............................................................................................................................2
BAB I
PENDAHULUAN.......................................................................................................3-4
A. Latar Belakang
....................................................................................................................
3
B. Rumusan
Masalah................................................................................................................
3
C.
Tujuan..................................................................................................................................
3
D. Metode
Penyusunan...........................................................................................................
3
E. Sistematika
Penyusunan...................................................................................................3-4
BAB II TINJAUAN
PUSTAKA...........................................................................................4-12
BAB III
PENUTUP.............................................................................................................12-13
A. Keimpulan.....................................................................................................................12-13
B. Kritik dan
Saran...................................................................................................................13
DAFTAR PUSTAKA..............................................................................................................................13
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Perkembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran menyebabkan diketahuinya bakteri,
protozoa, jamur, dan virus sebagai penyebab penyakit hubungan seksual. Sebagian
besar penyakit tersebut bisa disembuhkan kecuali AIDS. Di indonesia penyakit
ini sudah banyak menjalar dengan perkembangan penularan yang sangat cepat,
penyakit ini dapat melumpuhkan semua kemampuan daya tahan tubuh terhadap
berbagai bkateri, protozoa, jamur dan virus lainya.
Dalam
penelitian lebih lanjut dijumpai bahwa makin bertambah penyakit yang timbul
akibat hubungan sekssual, dari sudut etimologi ternyata penyakit hubungan
seksual berkembang sangat cepat berkaitan dengan pertambahan dan terjadinya
migrasi penduduk, bertambahnya kemakmuran, serta terjadi perubahan perilaku
seksual yang makin bebas tanpa batas.
Demikian untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dan keluarga telah ditemukan lima penyakit hubungan seksual yang banyak dijumpai sebagai upaya untuk lebih memperhatikan kesehatan reproduksi sehingga lebih menjamin peningkatan sumber daya manusia.
Demikian untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dan keluarga telah ditemukan lima penyakit hubungan seksual yang banyak dijumpai sebagai upaya untuk lebih memperhatikan kesehatan reproduksi sehingga lebih menjamin peningkatan sumber daya manusia.
B.
Rumusan Masalah
- Apa penyebab
PMS?
- Apa itu PMS?
- Dari mana saja sumber PMS?
- Apa itu PMS?
- Dari mana saja sumber PMS?
C.
Tujuan
Tujuan
pembuatan makalah ini adalah untuk pemenuhan tugas mata kuliah PROMKES terutama
tentang PENYAKIT MENULAR SEKSUAL (PMS), agar mampu memahami lebih detail
tentang PMS dan menambah semangat belajar dengan adanya makalah ini.
D.
Metode Penulisan
Metode
yang dipakai dengan mengambil bahan/literature dari referensi beberapa situs di
internet untuk sumber informasi terbaru yang berhubungan dengan PMS.
E.
Sistematika Penulisan
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Rumusan Masalah
C. Tujuan
D. Metode Penyusunan
E. Sistematika Penyusunan
A. Latar Belakang
B. Rumusan Masalah
C. Tujuan
D. Metode Penyusunan
E. Sistematika Penyusunan
BAB II
PEMBAHASAN
BAB III PENUTUP
A. Simpulan
B. Kritik dan Saran
A. Simpulan
B. Kritik dan Saran
BAB
II
TINJAUAN PUSTAKA
1.
Pengertian
Infeksi
yang ditularkan lewat hubungan seksual, atau Penyakit kelamin menular adalah
penyakit yang cara penularanyya melalui hubungan kelamin. Yang ditularkan dari
satu orang ke orang lain saaat berhubungan badan. Tempat terjangkitnya penyakit
tersebut tidak semata-mata pada alat kelamin saja, tetapi dapat terjadi
diberbagai tempat diluar alat kelamin.yang tergolong dari penyakkit ini adalah
: sifilis, gonore, ulkus mola, linfegranuloma venereum, granuloma inguinale.
Jika
seseorang memiliki tanda-tanda berikut, bisa jadi dia terinfeksi penyakit
kelamin :
Lelehan yang baunya tidak enak.
Alat kelamin membengkak.
Alat kelamin terasa sakit.
Ada luka di alat kelamin.
Rasa sakit di pinggul dan selengkapnya waktu berhubungan badan.
Cara Penularan Penyakit Kelamin :
Berhubungan badan / bersenggama (seks dengan penis pria di dalam vagina wanita).
Seks anal (penis di dalam anus).
Seks oral (milud di alat kelamin atau anus).
Bayi bisa terinfeksi penyakit kelamin lewat darah ibu saat dia berada di dalam kandungan, atau saat dia lahir keluar melewati vagina ibu.
Lelehan yang baunya tidak enak.
Alat kelamin membengkak.
Alat kelamin terasa sakit.
Ada luka di alat kelamin.
Rasa sakit di pinggul dan selengkapnya waktu berhubungan badan.
Cara Penularan Penyakit Kelamin :
Berhubungan badan / bersenggama (seks dengan penis pria di dalam vagina wanita).
Seks anal (penis di dalam anus).
Seks oral (milud di alat kelamin atau anus).
Bayi bisa terinfeksi penyakit kelamin lewat darah ibu saat dia berada di dalam kandungan, atau saat dia lahir keluar melewati vagina ibu.
Cara
menangani infeksi penyakit kelamin :
Kebanyakan infeksi kelamin akan sembuh bahkan hilang sama sekali juga penderita infeksi langsung segera diobati. Wanita sering sekali tidak menangani infeksi dengan segera karena merasa malu, terhina atau takut kalau suaminya berfikir dia sudah berhubungan seks pria lain.
Kebanyakan infeksi kelamin akan sembuh bahkan hilang sama sekali juga penderita infeksi langsung segera diobati. Wanita sering sekali tidak menangani infeksi dengan segera karena merasa malu, terhina atau takut kalau suaminya berfikir dia sudah berhubungan seks pria lain.
Tanganani
infeksi penyakit kelamin sesegera mungkin. Perawatan lebih dini akan lebih
murah biayanya dan lebih efektif ketimbang jika perawatan itu sudah terlambat.
Coba
periksakan juga pesanganya. Menyembuhkan wanita terkena infeksi penyakit
kelamin tidak akan berhhasil jika pasanganyya masih saja terinfeksi.
Pastikan
wanita mendapatkan semua obat yang diperlukan, bahkan jika tanda-tanda infeksi
sudah menghilang dia tetap harus meminum semua obat agar penyembuhan infeksi benar-benar
total dan komplit.
2.
Jenis Penyakit Menular Seksual
A.
Penyakit Gonorhoe

Penyakit
gonorhoe, paling banyak di jumpai dalam jajaran penyakit hubungan seksual,
namun mudah di obati, tetapi bila trlaambat atau pengobatanyya yang kurang
tepat dapat menimbulkan komplikasi yang sangat fatal. Penyebabnya adalah
Nesseria Gonorhoe, tergolong bakteri diplokokus berbentuk buah kopi. Masa
inkubasi (waktu sebelum terjadi gejala) berkisar antara 3-5 hari setelah
infeksi.
1. Infeksi Gonorhoe pada Pria
Bentuk
yang paling sering adalah uretritis gonore anteritis gonore anterior akuta yang
dalam bahasa awam disebut dengan kencing nanah. Gejala umunya adalah :
rasa gatal dan panas di ujung kemaluan.
Rasa sakit saat kencing dan banyak kencing,
diikuti pengeluaran nanah di ujung kemaluan dan dapat bercampur darah.
Pada pemeriksaan akan dijumpai ujung kemaluan memerah, membengkak dan menonjol, di ujungnya bila dipijat akan keluar nanah.
rasa gatal dan panas di ujung kemaluan.
Rasa sakit saat kencing dan banyak kencing,
diikuti pengeluaran nanah di ujung kemaluan dan dapat bercampur darah.
Pada pemeriksaan akan dijumpai ujung kemaluan memerah, membengkak dan menonjol, di ujungnya bila dipijat akan keluar nanah.
Penyakit
ini bila tidak mendapat pengobatan yang tepatt dapat menyebar ke bagian alat
kelamin lainyya seperti kandung kencing, prostat sampai buah zakar dan
saluranya.
Dengan
pengobatan yang kurang mantap, penyakit akan bersifat menahun dan menjadi
sumber penularan bagi orang lain serta keluarganya.
2.Infeksi Gonorhoe pada Wanita
Dengan
perbedaan anatomi alat kelamin luar wanita, yang terkena infeksi pertama
addalah mulut rahim, apalagi bila telah terdapat perlukaan sehingga
penyebaranya kebagian bawah dan bagian atas alat kelamin semakin cepat. Infeksi
mulut rahim disebut servisitis yang bersamaan dengna infeksi vagina (liang
senggama) trikomonas maka gejala klinisnya semakin menonjol yaitu :
rasa nyeri pada daerah punggung.
mengeluarkan keputihan encer seperti nanah.
Pemeriksaan servik akan tampak berwarna merah, membengkak, perlukaan, dan tertutup oleh lendir yang dikeluarkan sangat infeksius (bersifat menginfeksi ), sehingga dapat menyebarkan penyakitnya menuju liang kencing (uretritis) dengan gejala rasa sakit saat kencing menunjukkan berwarna merah, bengkak, bila di urut keliar nanah.
Demam
Rasa sakit atau terbakar saat pipis.
Rasa sakit atau terjadi perdarahan saat berhubungan badan.
Penyebaran ke kalenjar Bartholin, di bagian bibir liang senggama menimbulkan kalenjar Barrtholin membengkak, sangat nyeri sehingga sukar berjalan, bila saluran kalenjarr tersumbat menimbulkan pernanahan yang disebut dengan abses Bartholin.
Menjalarnya infeksi keliang dubur, dapat menimbulkan infeksi yang disebut dengan proktitis Gonore dengna keluhan sakit saat BAB karena membengkak, mengeluarkan cairan bernanah.
rasa nyeri pada daerah punggung.
mengeluarkan keputihan encer seperti nanah.
Pemeriksaan servik akan tampak berwarna merah, membengkak, perlukaan, dan tertutup oleh lendir yang dikeluarkan sangat infeksius (bersifat menginfeksi ), sehingga dapat menyebarkan penyakitnya menuju liang kencing (uretritis) dengan gejala rasa sakit saat kencing menunjukkan berwarna merah, bengkak, bila di urut keliar nanah.
Demam
Rasa sakit atau terbakar saat pipis.
Rasa sakit atau terjadi perdarahan saat berhubungan badan.
Penyebaran ke kalenjar Bartholin, di bagian bibir liang senggama menimbulkan kalenjar Barrtholin membengkak, sangat nyeri sehingga sukar berjalan, bila saluran kalenjarr tersumbat menimbulkan pernanahan yang disebut dengan abses Bartholin.
Menjalarnya infeksi keliang dubur, dapat menimbulkan infeksi yang disebut dengan proktitis Gonore dengna keluhan sakit saat BAB karena membengkak, mengeluarkan cairan bernanah.
Keadaan
ini jarang dijumpai karena akan cepat datang memeriksakan diri untuk mendapatkan
pengobatan.
Infeksi
yang menyebar ke bagian atas menuju ke saluran telur, indung telur dan
sekitarnya dengan jalan perkontitunuitatum menumbulkan bentuk penyakit radang
panggul wanita akut dengan gejala badan panas sampai menggigil, rasa sakit
disekitar perut bagian bawah. Pada pemeriksaan luar dijumpai ; teraba tumor
yang nyeri, lebih panas dari sekitarnya, nyeri tekan atau nyeri lepas. Pada
pemeriksaan dalam ; dapat dijumpai nyeri disekitar mulud rahim, teraba tumor,
yang nyeri sekitar mulud rahim teraba tumor yang nyeri, lebih panas dari
sekitarnya, nyeri nyeri tekan atau nyeri lepas, dinding belakang liang senggama
menonjol dan nyeri. Bentuk radang punggul wanita yang akut bervariasi yaitu
perdarahn disertai pembengkakan, penimbunan nanah, penimbunan nanah pada indung
telur (abses indung telur), penimbunan nanah disekitar panggul (abses Kavum
Douglas).
Dalam
keadaan infeksi akut, penderita akan segera memeriksakan diri sehingga
mendapatkan pengobatan yang tepat, bahkan dirawat inap sehingga pengobatanyya
secara intensif, kesembuhan mungkin terjadi sempurna tanpa menimbulkan bekas.
Sebagian akan mengalami menahun, dalam situasi demikian fungsi saluran yang
sangat penting itu, tidak akan sempurna dan akan menyebabkan wanita mengalami
kemandulan. Kadang-kadang mengalami kehamilan, tapi dalam perjalanan menuju
rahim mengalami kemacetan (tersangkut) sehingga tumbuk kembang terjadi di
indung telur dan menyababkan kehamilan ektopik (di luar kandungan). Kehamilan
ektopik tidak akan berkembang sampai cukup bulan karena akan pecah dan
menimbulkan dan perdarahan pada rongga perut yang memerlukan tindakan operasi
darurat. Situasi infeksi menahun yang sering di jumpai, oleh karena malu untuk
memeriksakan diri.
Keuntungan yang sangat besar dalam memberikan pengobatan infeksi neissseria Gonorhoe karena mempunyai obat pamungkas yaitu kelompok pinisilin, tetrasiklin, oksisiklin ataun kombinasi. Perkembangnan menunjukan bahwa sebagian infeksi tersebut tidak lagi sensitif terhadap pinisilin, sehingga memerlukan pengobatan dengan antibiotik jenis lainya. Yang paling penting yangn perlu diperhatikan adalah mendapatkan pengobatan yang tuntas sehingga kesembuhan terjamin dengan baik. Oleh karena itu bila diperlukan atau dianjurkan untuk datang kembali oleh dokter yang merawat harus dipenuhi. Pemeriksaan ulang setelah infeksi akut, sangat diperlukan untuk meyakinkan agar kesembuhan sempurna, melalui pengobatan ulang dengan antibiotik lainyya atu pemeriksaan laboratorium.
Keuntungan yang sangat besar dalam memberikan pengobatan infeksi neissseria Gonorhoe karena mempunyai obat pamungkas yaitu kelompok pinisilin, tetrasiklin, oksisiklin ataun kombinasi. Perkembangnan menunjukan bahwa sebagian infeksi tersebut tidak lagi sensitif terhadap pinisilin, sehingga memerlukan pengobatan dengan antibiotik jenis lainya. Yang paling penting yangn perlu diperhatikan adalah mendapatkan pengobatan yang tuntas sehingga kesembuhan terjamin dengan baik. Oleh karena itu bila diperlukan atau dianjurkan untuk datang kembali oleh dokter yang merawat harus dipenuhi. Pemeriksaan ulang setelah infeksi akut, sangat diperlukan untuk meyakinkan agar kesembuhan sempurna, melalui pengobatan ulang dengan antibiotik lainyya atu pemeriksaan laboratorium.
Dikalangan
WTS telah mendapatkan pengawasan yang intensif dengna memberikan antibiotik
berkala, sehingga memperkecil terjadinya penularan infeksi pada pelanggan
Bahaya yang perlu diketahui pada ketahui pada bayi baru lahir adalah infeksi mata yang disebut blonere atau infeksi konjuktivis gonore. Masa inkubasinya 1-2 hari. Mata membengkak, merah, dan mengelurkan lendir bernanah. Infeksi mata konjuktivitis gonore berbahaya oleh karena dapat merusak karena sampai seluruh bola mata dan menimbulkan kebutaan. Konjungtivitis gonore memerlukan pengobatan antibiotika lokal, langsung pada mata. Upaya preventiv agar tidak terinfeksi gonore pada mata dilakukan pemberian tetes mata dengna antibiotika langsung.
Bahaya yang perlu diketahui pada ketahui pada bayi baru lahir adalah infeksi mata yang disebut blonere atau infeksi konjuktivis gonore. Masa inkubasinya 1-2 hari. Mata membengkak, merah, dan mengelurkan lendir bernanah. Infeksi mata konjuktivitis gonore berbahaya oleh karena dapat merusak karena sampai seluruh bola mata dan menimbulkan kebutaan. Konjungtivitis gonore memerlukan pengobatan antibiotika lokal, langsung pada mata. Upaya preventiv agar tidak terinfeksi gonore pada mata dilakukan pemberian tetes mata dengna antibiotika langsung.
B.
Penyakit Sifilis

Penyakit
sifilis kini jarang dijumpai, apalagi setelah di perkenalkannya antibiotika
pinisilin.Penyebabnya adalah Treponema Polidum, orde Spirochaetaeas. Yang
diserang pada penyakit ini adalah semua organ tubuh, sehingga cairan tubuh
mengandung Treponema Polidum.
Stadium lanjut menyerang sistem pembuluh darahdan jantung, otak, dan susunan saraf. Penjalaran menuju janin dan janin dan sedang berkembang dalam rahim dapat menimbulkan kelainan bawaan janin dan infeksi dini saat persalinan.
Stadium lanjut menyerang sistem pembuluh darahdan jantung, otak, dan susunan saraf. Penjalaran menuju janin dan janin dan sedang berkembang dalam rahim dapat menimbulkan kelainan bawaan janin dan infeksi dini saat persalinan.
Dalam
upaya melakukan preventif sebaiknya melakukan pemeriksaan menjelang perkawinan
sehingga benar-benar sehat rohani, jasmani, dan laboratorium sebagai
pemeriksaan bantuanya.
Masa
inkubasi cukup panjang sekitar 10-90 hari dan rata-rata tiga minggu. Timbul
perlukaan di tempat infeksi masuk. Terdapat infiltrat (pemadatan karena serbuan
sel darah putih ) yang selanjutnya mengelupas dan menimbulkan perlukaan dengan
ciri perlukaan dengan permukaan bersih, berwarna merah, kulit sekitarnya tidak
terdapat radang, membengkak tidak terasa nyeri, perlukaan mendatar dapat
berubah menjadi ulkus durum. Penyakit infeksi dapat menyebar ke daerah kelenjar
getah bening regional ynang berbentuk soliter artinya tidak ada perlekatan
tanpa rasa nyeri, dan perekatanyya bebas.
Setelah
penyebaranya menuju kalenjar ragional situasi penyakit disebut sifilis stadium
1 dengan komplek pimer. Dalam keadaan demikian sebagian mereka telah
memeriksakan dirinya sehingga segera mendapatkan pengobatan.
Tanda-tanda
Sifilis :
o
Luka
yang terlihat seperti bisul, lepuh, atau luka yang terlihat seperti bisul,
lepuh atau luka yang terbuka. Luka ini akan terlihat 2-5 minggu setelah
berhubungan seksual dengan seseorang yang sudah terinfeksi sifilis.
o
Beberapa
minggu atau bulan kemudian, pribadi yang sudah terinfeksi bila mulai
mendapatkan luka kerongkongan, demam ringan, sariawan, pembengkakan persendian,
atau ruam-ruam di kulit khususnya ditangan, perut, kaki. Pada tahap ini
seseorang bisa menularkan penyakit hanya dengan kontak fisik ringan seperti
berciuman atau bersentuhan, karena kuman-kuman sifilis sudah sampai di kulit.
Semua
tanda-tanda ini mungkin akan hilang sendiri, namun penyakitnya masih terus
berlanjut. Jika tidak segera di obati kuman-kuman sifilis bisa menyebabkan
gangguan jantung, kelumpuhan, sakit jiwa bahkan kematian.
Jika
wanita menderita sifilis saat kehamilan , maka bayinya bisa lahir meninggal.
Kalau bisa setiap wanita hamil harus tes darah untuk memastikan dia tidak
terkena sifiilis, khususnya jika dia memiliki luka di alat kelaminya.
C. Infeksi
Trikomoniasis

Trikomonialis
adalah infeksi alat genitalia wanita atu pada pria yang disebakan oleh
Tricomonas Vaginalis. Pada pria dapat berbentuk uretritis, infeksi saluran
kencing, prostatitis, dan infeksi pada prostat. Sedangkan pada wanita
berbenttuk vaginitis trikomonas, sistisis infeksi kandung kencing. Pada wanita
kadang terdapat secara bersamaan, hidup dari sisa sel, kuman, dan benda lainyya
dalam lendir vagina.
1.
Trikomoniasis Pada Wanita
Dalam keadaan infeksi akut terdapat
gejala lendir vagina banyak dan berbusa, bentuk putuh bercampur nanah, terdapat
perubahan warna (kekuningan, kuning hijau), berbau khas, pemeriksaan dalam
liang senggama ditemukan dinding merah membengkak dan terdapat bentuk abses
kecil, lendir yang banyak dikeluarkan dapat menimbulkan iritasi pada lipatan
paha dan kulit sekitar kemaluan sampai liang dubur. Penyebaran infeksi dapat
terjadi dalam bentuk uretritis (infeksi saluran kencing), skonitis (infeksi
kelenjar Bartholin).
Pada
infeksi yang brsifat menahun lendir yang dikeluarkan tidak pernah kering .
lendirnya berwarna putih kuning, sedikit berbau, terasa gatal, keluhan yang
mungkin terdapat adalah ketidaknyamanan dalam liang senggama dan sekitarnya,
dispareunia (nyeri saat hubungan seksual), dan kepuasan suami-istri dapat
terganggu.
2.
Trikomoniasis Pada Pria
Infeksi
Trikomoniasis pada pria dengan gejala ringan terjadi pada infeksi saluran
kemih, infeksi kelenjar prostat, fersika seminalis, dan saluran spermatozoa
(epididimis). Infeksi menahun sulit ditegakan karena gejalanya ringan, tempat
persembunyian Trikomonas vaginalis ini adalah kalenjar sken.
Tikomoniasis
digolongkan penyakit hubungan seksual karena sebagian besar menularnya melalui
hubungan seksual. Oleh karena itu infeksi dalam lingkungan keluarga dapat perlu
mendapat pengobatan bersama sehingga tidak terjadi ‘fenomena pingpong” artinya
pengobatan hanya pada wanita yang lebih banyak mengeluh sedangkan suami tidak,
sedangkan pada suami terdapat tempat persembunyian kuman yaitu pada kelenjar
prostat, sken dan sebagianya.
Suatu
keuntungan bahwa trikomoniasis mempunyai obat yang khas sehingga kesembuhan
radikal dapat terjamin. Obat yang lazim dipergunakan adalah nitromidazol.
Pengobatan dapat dilakukan obat minum untuk suami dan istri dan pada wanita
diperlukan obat yang dimasukan ke liang senggama, seingga dalam waktu relatif
singkat terjadi kesembuhan.
D.
Herpes Genitalis

Penyakit
infeksi hubungan seksual dengan penyebab virus herpes simpleks tipe 11. Gejala
klinisnya adalah gejala umum dalam bentuk badan panas, lelah atau cepat lelah,
nafsu makan berkurang, masa manifestasinya (inkubasinya) sekitar tiga minggu.
Gejala lokal pada genetalia terdapat pembentukan vesikel berkelompok di atas
kulit, kulit tampak basah dan lebih merah, terdapat ulkus yang dangkal, kulit
keriput (krusta), rasa nyeri yanng hebat, sehingga terdapat kesukaran berjalan.
Pada
pria gejala klinisnya lebih ringan, kerena sering mendapat pengobatan preventiv
sendiri, dibandingkan pada wanita. Pengobatan lokal dengan salep yang
mengandung indoksuridin sedangkan pengobatan sistemik mempergunakan preparat
asiklovir yang cukup memberi harapan kesembuhan.
Tanda-tanda
herpes :
Bintik-bintik, gatal-gatal dan rasa sakit dia alat kelamin.
Bisul-bisul kecil yang terasa membakar dan membentuk luka terbuka yang menyakitkan di alat kelamin.
Bintik-bintik, gatal-gatal dan rasa sakit dia alat kelamin.
Bisul-bisul kecil yang terasa membakar dan membentuk luka terbuka yang menyakitkan di alat kelamin.
Cara
perawatannya :
Tidak ada penyembuhan bagi herpes namun adabeberapa cara untuk membuat luka berkurang sakitnya.
Letakkan es di luka sesegera anda merasakannya terbakar.ini bisa menghentikan luka itu untuk tambah memburuk.
Rendam kain di dalam teh hitam dingin atau teh yang di buat dari daun semanggi. Letakkan kain basah itu diatas luka.
Duduk di dalam bejana yang berisi air dingin yang bersih.
Buatlah pesta dengan campuran baking soda atau tepung jagung dengan air dan letakan ditempat luka.
Pakai tepung kemiri atau tanaman jamu setempat yang bisa mengeringkan kulit.
Penderita dengan stres tinggi atau masalah kesehatanya lainya akan membuat luka herpes semakin memburuk. Jadi kalau bisa, penderita herpes lebih banyak beristirahat, menenangkan pikiranya dan mengkonsumsi makanan yang bergizi
Tidak ada penyembuhan bagi herpes namun adabeberapa cara untuk membuat luka berkurang sakitnya.
Letakkan es di luka sesegera anda merasakannya terbakar.ini bisa menghentikan luka itu untuk tambah memburuk.
Rendam kain di dalam teh hitam dingin atau teh yang di buat dari daun semanggi. Letakkan kain basah itu diatas luka.
Duduk di dalam bejana yang berisi air dingin yang bersih.
Buatlah pesta dengan campuran baking soda atau tepung jagung dengan air dan letakan ditempat luka.
Pakai tepung kemiri atau tanaman jamu setempat yang bisa mengeringkan kulit.
Penderita dengan stres tinggi atau masalah kesehatanya lainya akan membuat luka herpes semakin memburuk. Jadi kalau bisa, penderita herpes lebih banyak beristirahat, menenangkan pikiranya dan mengkonsumsi makanan yang bergizi
E.
AIDS ( Acquired Immune Defficiency
Sindrome)

Sindrom
yang merupakan kumpulan segala terganggu dan menurunya fungsi daya tahn tubuh
yang disebabkan virus menjadi mala petaka manusia, karena sampai saat ini balum
diketemukan obat dapat menyembuhkannya. Penyebabnya adalah Limphadenopaty
associated virus (LAV), human T cell leucemia virus III (HTLV III), human T
cell lymphotrophic virus. Virus ini diketemukan pada monyet hijau di afrika
sekitar 70%, tetapi tidak menimbulkan penyakit.
Bentuk virus ini selalu berubah-ubah, sehingga sulit di buat vaksin dan obat yang dapat menyembuhkan. Penyakit ini diketemukan untuk pertama kalinya tahun 1981, dengan perkembangan yang sangat cepat. Di indinesia sudah menjalar dan telah diketemukan pada wanita hamil dan melahirkan. Cara penularanya terutama melalui hubungan seksual dan darah dengan memakai jarum suntik atau tranfusi.
Bentuk virus ini selalu berubah-ubah, sehingga sulit di buat vaksin dan obat yang dapat menyembuhkan. Penyakit ini diketemukan untuk pertama kalinya tahun 1981, dengan perkembangan yang sangat cepat. Di indinesia sudah menjalar dan telah diketemukan pada wanita hamil dan melahirkan. Cara penularanya terutama melalui hubungan seksual dan darah dengan memakai jarum suntik atau tranfusi.
Perjalanan
penyakit ini dimulai dengan Human T cell lyntrophic virus akan menyerang sistem
pertahanan tubuh secara perlahan, sehingga terjadi keadaan penderita seperti
pada keadaan kerier (pembawa) yang mengandung virus tampak sehat tetapi tetap
menjadi sumber infeksi terhadap orang lain. Menurunya daya tubuhyang diketahui
melalui pemeriksaan laboratorium berupa anemia dan tampak pucat, menurunya sel
darah yang akan mempertahankan tubuh dari infeksi bakteri (limfositopenia,
leukositopenia), menurunya sel darah yang akan menghalangi perdarahan
(trombositopenia), meningkatnya imin kompleks darah, mudah terjangkit infeksi
bakteri jamur, parasit sehingga memberikan gambaran penyakit yang kompleks.dapat
dihentikan atu dicegah Jalanya penyakit AIDS dapat berlangsung cepat tergantung
dari kemampuan tubuh untuk menahan pertumbuhan dan perkembangan virus yang
telah masuk. Perjalanannya tidak dapat dihentikan atau dicegah, karena sampai
saat ini pengobatan belum ditemukan. Dinegara barat dijumpai penyebaran meluas
di lingkungan masyarakat yaitu kalangan homoseksual dan heteroseksual, pengguna
jarum suntik silih berganti pada golongan kecandu obat, transfusi darah.
Melalui gambaran tersebut untuk dapat mencegah meluasnya penyebaran penyakit
AIDS di anjurka untk menghindari hubungan seksuual berlebihan terutama dengan
WTS, menghindari hubungan seksual yang abnormal misalnya melalui anus,
mempergunakan kondom dalam hubungan seksual diluar rumah tangga, mempergunakan
jarum suntik sekali pakai dibuang, melakukan ketelitian yang tajam donor darah,
melakukan penilitian yang ketat terhadap pemberian transfusi darah atau
bagianya.
Gambaran
infeksi virus Acquired Immune Deficiency Sindrome Related CompleX (AIDS RC=ARC)
:
- Membesarnya kelenjar getah bening
- Panas badan sekitar 38 derajat selsius yang hilang timbul lebih dari 3 bilan, tanpa diketahui sebabnya (terutama malam hari)
- Berat badan menurun lebih dari 10%
- Keadaan umum makin lemah
- Nafsu makan makin berkurang
- dapat disertai diare (sering buang air besar dan encer)
Manifestasi penyakit yang Lebih Serius
- Penderita dapat tampaksakit berat dengan penampilan badan kurus
- Pembengkakan kelenjar hampir seluruh tubuh, leher, lipatan paha dan yanng tidak tampak.
- infeksi jamur pada kulit
- Terdapat tumor ganas Seperti sarkoma
- timbul gejala klinis, sakit pada tenggorokan, sakit paru disertai batuk darah, diare yang tidak dapat disembuhkan, infeksi jamur, dapat terkena sakit hati, ginjal dan sebagainya.
- Membesarnya kelenjar getah bening
- Panas badan sekitar 38 derajat selsius yang hilang timbul lebih dari 3 bilan, tanpa diketahui sebabnya (terutama malam hari)
- Berat badan menurun lebih dari 10%
- Keadaan umum makin lemah
- Nafsu makan makin berkurang
- dapat disertai diare (sering buang air besar dan encer)
Manifestasi penyakit yang Lebih Serius
- Penderita dapat tampaksakit berat dengan penampilan badan kurus
- Pembengkakan kelenjar hampir seluruh tubuh, leher, lipatan paha dan yanng tidak tampak.
- infeksi jamur pada kulit
- Terdapat tumor ganas Seperti sarkoma
- timbul gejala klinis, sakit pada tenggorokan, sakit paru disertai batuk darah, diare yang tidak dapat disembuhkan, infeksi jamur, dapat terkena sakit hati, ginjal dan sebagainya.
3. Upaya Menekan PMS
Untuk
dapat menekan penyebaran penyakit hubungan seksual yang menimbulkan masalah dan
malapetaka dalam rumah tangga adalah dengan mempergunakan kondom. Dalam
berbagai penelitian yang disampaikan pada pertemuan nasional bahwa peranan
kondom sebagai alat proteksi terhadap penyebaran penyakit hubungan seksual
sangat besar, sehingga dianjurkan untuk selalu mempergunakanya bila bila
berhubungan dengan wanita tuna susila. Betapapun tampak bersihnya wanita susila
tetap merupakan keranjang sampah dari banyak orang yang mempergunakanyya secara
silih berganti.
Dalam upaya pemerintah untuk mengurangi penyakit hubungan seksual dilakukan beberapa langkah diantaranya lokasi WTS, sehingga dengan mudah dikontrol dan diberikan proteksi pengobatan , sehingga dapat mengurangi penyakit manular seksual, keberadaan call girl yang sebenarnya juga berstatus sebagai wanita penghibur agak sulit diatur, tetapi mereka lebih memperhatikan diri, sehingga di duga tidak banyak berperanaan dalam penyebaran penyakit hubungan seksual.
Dengan pengertian demikian dapat dibayangkan betapa pentingnya peranan kondom untuk melindungi diri mata rantai penyebaran penyakit hubungan seksual dimana AIDS merupakan stadium akhir infeksi virus yang tidak dapat disembuhkan itu. Menghadapi infeksi yang menyebabkan AIDS, kini manusia dengan masyarakat ilmiah dan penelitianya yang sedang berusaha untuk menemukanya obat atau vaksin untuk mencegah atau menyembuhkan penyebaranya. Semua lambang penelitian yang ilmiah seolah-olah mendapat tugas yang mulia, bila mendapat obat atau vaksinnya. Demi kelanjutan hidup manusia yangn aman, damai dan serasi. Amerika dalam sebuah artikel menyebutkan akan menemukan obat atau vaksin pada tahun 2.007 sudah dapat dipastikan bahwa mereka yang berhasil akan menerima hadiah Nobel dalam bidang kesehatan.
Dalam upaya pemerintah untuk mengurangi penyakit hubungan seksual dilakukan beberapa langkah diantaranya lokasi WTS, sehingga dengan mudah dikontrol dan diberikan proteksi pengobatan , sehingga dapat mengurangi penyakit manular seksual, keberadaan call girl yang sebenarnya juga berstatus sebagai wanita penghibur agak sulit diatur, tetapi mereka lebih memperhatikan diri, sehingga di duga tidak banyak berperanaan dalam penyebaran penyakit hubungan seksual.
Dengan pengertian demikian dapat dibayangkan betapa pentingnya peranan kondom untuk melindungi diri mata rantai penyebaran penyakit hubungan seksual dimana AIDS merupakan stadium akhir infeksi virus yang tidak dapat disembuhkan itu. Menghadapi infeksi yang menyebabkan AIDS, kini manusia dengan masyarakat ilmiah dan penelitianya yang sedang berusaha untuk menemukanya obat atau vaksin untuk mencegah atau menyembuhkan penyebaranya. Semua lambang penelitian yang ilmiah seolah-olah mendapat tugas yang mulia, bila mendapat obat atau vaksinnya. Demi kelanjutan hidup manusia yangn aman, damai dan serasi. Amerika dalam sebuah artikel menyebutkan akan menemukan obat atau vaksin pada tahun 2.007 sudah dapat dipastikan bahwa mereka yang berhasil akan menerima hadiah Nobel dalam bidang kesehatan.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Penyakit
menular seksual adalah infeksi yang di tularkan dari satu orang ke orang lain
saat berhubungan badan. Semua orang, pria, wanita (bahkan bahkan anak-anak)
bisa tertular penyakit kelamin ini. Penyakit yang umum terjadi adalah: gonore,
sifilis, herpes, HIV/Aids , Trikomoiasis.
Pencegahan
penularan infeksi penyakit di komunitas :
Tanyakan kepada wanita yang ada rawat mengenai infeksi penyakit kelamin yang mungkkin dialaminya atau dialami pasanganny. Mungkin wanita itu merasa malu untuk membicarakannya, tapi semakin banyak informasi yang anda ketahui, semakin jiwanya tertolong
Tanyakan kepada wanita yang ada rawat mengenai infeksi penyakit kelamin yang mungkkin dialaminya atau dialami pasanganny. Mungkin wanita itu merasa malu untuk membicarakannya, tapi semakin banyak informasi yang anda ketahui, semakin jiwanya tertolong
Selama
pemeriksaan pra-persalinan, tanyakan kepada wanita lelehan yang tidak lazim
atau luka di alat kelamin dan tawarkan mereka untuk pengujian tanda-tanda
infeksi pennyakit kelamin.
Organisasikan kelompok diskusi yang membahas topik-topik kesehatan termasuk infeksi penyakit kelamin dan HIV/AIDS.
Organisasikan kelompok diskusi yang membahas topik-topik kesehatan termasuk infeksi penyakit kelamin dan HIV/AIDS.
Dukunglah
pendidikan seks di sekolah-sekolah tempat anda berdomisili.bantulah orang tua
para siswa untuk memahami bahwa mengajarkan hal-hal seperti infeksi penyakit
kelamin termasuk HIV/AIDS dapat membantu anak-anak mereka membuat pilihan lebih
aman dari pada sudah terlanjur terinfeksi lantaran pergaulan bebas.
Bicarakan
pada pria dan bantulah mereka mengerti resiko dari penyakit kelamin, termasuk
resikonya bagi wanita hamil dan bayi mereka
Cari
informasi dari pusat medis untuk mengetahui infeksi penyakit kelamin apa yang
paling umum terjadi di komunitas anda.
B.
Kritik dan Saran
Setelah
mengetahui beberapa pengertian penyakit menular seksual diatas, saya sebagai
penulus mengharapkan agar para pembaca lebih berhati-hati terhadap penyakit
ini, dan dapat mengetahui dengan jelas beberapa faktor penyebab, cara mengatasi
dan cara penularanya penyakit menular sseksual. Oleh karena itu,saya sebagai
penulis meminta kritik dan saranya untuk menyempurnakan makalah yang saya buat.
DAFTAR PUSTAKA:
Susan Klein dan
Fiona Thomson, Panduan Lengkap Kebidanan.
Prof. Dr. Ida
Bagus Gde Manuaba, SPOG, Memahami Kesehatan Reproduksi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar